Toyota Raize Meluncur di Jepang

Toyota Raize Meluncur di Jepang

Toyota rupanya juga sudah mulai mendistribuksian Raize ke diler-diler yang ada di Jepang. Hal ini terlihat dari bocoran foto-foto yang yang diunggah oleh Gaadiwaadi.com.

Toyota Raize Bali

Dikabarkan sebelumnya Raize memang akan meluncur pada 5 November mendatang di pasar Jepang. Bahkan bocoran mengenai brosur Raize juga sudah viral di dunia maya. Mengutip dari life30.blogsot.com, Toyota rupanya menyiapkan Raize dalam bentuk pilihan custom yang bisa jadi opsi bagi konsumen. Ada tiga konsep varian modifikasi yang rencanya bakal diusung oleh Toyota pada SUV compact barunya, yakni Toyota original Accessory, Modellista, dan TRD.

Baca Juga: Harga Toyota Fortuner

Toyota Raize yang bakal gunakan fitur Smart Assist Tidak hanya itu, Raize rupanya juga akan hadir dilengkapi dengan fitur canggih smart assist. Sinyal soal fitur pintar ini akan disematkan pada produk kolaborasi ini sebelumnya sudah Kompas.com tangkap saat membahas soal Daiahtsu Rocky. Dalam brosur yang beredar, smart assist yang akan menjadi fitur standar pada Raize yang memiliki cukup banyak fungsi. Mulai dari sign recognition function, collision warning function, leading vehicle start notification function, lande departure warning function, blindsport monitor, corner sensor, dan banyak lainnya.

Tidak hanya itu, Raize rupanya juga akan hadir dilengkapi dengan fitur canggih smart assist. Sinyal soal fitur pintar ini akan disematkan pada produk kolaborasi ini

Toyota Raize Bali

Dalam brosur yang beredar, smart assist yang akan menjadi fitur standar pada Raize yang memiliki cukup banyak fungsi. Mulai dari sign recognition function, collision warning function, leading vehicle start notification function, lande departure warning function, blindsport monitor, corner sensor, dan banyak lainnya.

Konsumen juga bisa meng-upgrade ragam fungsi lainya yang ada pada smart assist, tentunya akan dikenkana biaya yang berbeda. Seperti lane keep control (LKC), adaptive cruise control (ACC), smart panoraman parking assist, panoramic view, side view lamp, adaptive driving beam, dan rear cross-traffic alert.

Kendaraan Masa Depan Toyota, Dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019

Kendaraan Masa Depan Toyota, Dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019

Ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2019 merupakan etalase yang tepat bagi Toyota untuk memperkenalkan ragam produk masa depan. Bahkan, beberapa model akan mulai dipakai di Olympic dan Paralympic Tokyo 2020. Bahkan, untuk dapat memberikan gambaran yang tepat mengenai mobilitas masa depan, Toyota Motor Corporation (TMC) membuat “Mobility Them Park”, sebuah arena bermain di stan Toyota dengan tema “Play the Future”. “Ke depan, Toyota akan menyediakan beragam layanan mobilitas dan solusi transportasi untuk orang-orang di seluruh dunia seiring perubahan Toyota menjadi perusahaan mobilitas,” ujar Akio Toyoda, President Toyota Motor Corporation dalam siaran resmi, Kamis (24/10/2019).

Berikut ini kendaraan masa depan Toyota:

1. Toyota e-Palette

Presiden Direktur Toyota Motor Corporation Akio Toyoda(toyota) e-Palette merupakan contoh moda transportasi yang sanggup memenuhi segala kebutuhan kendaraan masa depan. Model ini siap operasi di ajang Olympic dan Paralympic Tokyo 2020.

Model ini merupakan kendaraan elektrifikasi yang berjalan secara otonom untuk nantinya dipakai bersama-sama di seputar venue olimpiade sebagai sarana mobilitas pengunjung, staf, dan peserta secara aman, cepat, dan nyaman. Tampilan luarnya terlihat unik, dengan bodi mengotak besar dan simetris, serta keempat roda di ujung bodi untuk menunjang manuver di area terbatas. Proporsi tubuh seperti ini membuatnya memiliki area kabin yang lapang, lega, tinggi, dan rata, serta terciptanya akses keluar dan masuk yang mudah dan cepat berkat pintu geser besar di tengah. ‘Minibus’ dengan penggerak BEV ini sanggup menampung hingga 20 orang penumpang dalam kondisi normal. Dengan dimensi panjang 5.255 mm, lebar 2.065 mm, tinggi 2.760 mm, dan wheelbase 4.000 mm, e-palette sanggup menampung hingga 4 kursi roda dan 7 penumpang sekaligus. Memiliki kecepatan maksimal 19 km/jam dan jarak tempuh sekitar 150 km, kendaraan otonom ini dapat berkomunikasi dengan orang di sekitarnya via lampu LED di depan dengan tulisan I’m running ketika berjalan dan After you saat berhenti disertai mimik muka (lampu) lucu dan mengundang atensi. Sebagai mobil otonom, e-palette sudah mencapai level 4 dari 5, yang artinya sudah mampu bergerak sendiri tanpa campur tangan manusia.

Baca Juga: Harga Toyota Avanza

2. Toyota LQ Toyota LQ di Tokyo Motor Show 2019

Toyota LQ merupakan produk turunan dari mobil konsep tersebut dan akan beroperasi secara terbatas di TMS 2019 dan Olympic- Paralympic Tokyo 2020. Huruf L berasal dari kata Love atau Beloved Car, dan Q diambil dari kata Cue (dibaca qiu). Toyota LQ adalah sebuah mobil yang menjadi pemicu kendaraan modern yang bisa mencintai pemiliknya. Kendaraan ini diciptakan dengan mengandalkan teknologi canggih yang dapat menyajikan pengalaman personal dan unik, memenuhi kebutuhan mobilitas penggunanya yang spesifik, dan membangun hubungan dengan pola keterikatan yang intim dan hangat antara mobil dan pengemudi.

Dasbor Toyota LQ yang sarat dengan teknologi dan kemudahan untuk pengemudi(toyota) Sebuah teknologi artificial intelligent (AI) yang diberi nama Agent Yui sanggup memberikan pengalaman mobilitas personal berdasarkan kondisi emosional dan kesadaran pengemudi. Yui dapat berkomunikasi dengan pengemudi via komunikasi suara yang interaktif, mengubah desain bangku untuk meningkatkan kewaspadaan dan mereduksi stres, mengatur pencahayaan kabin sesuai mood penumpang, bahkan menyajikan AC dan pengharum ruang ala aroma terapi yang memberi nuansa rileks dan tenang sebagai bagian dari Human Machine Interactions (HMI) untuk memberikan layanan personal.

3. Ultra Compact BEV Interior Toyota Ultra Compact BEV

Ultra Compact BEV di pameran TMS 2019 dan akan menjadi salah satu andalan Toyota di segmen BEV dengan rencana penjualan di pertengahan 2020. Mobility vehicle dengan kapasitas 2 orang ini sangat cocok dimanfaatkan untuk pemakaian terbatas, seperti untuk ke mall, keliling area perkantoran, atau dipakai pengemudi pemula dan para lansia. Desain yang ekstra kompak dengan panjang hanya 2.490 mm, lebar 1.290 mm, tinggi 1.550 mm, dan radius putar 3,9 m, begitu memudahkan untuk manuver di seputar wilayah perkotaan Jepang yang memiliki akses serba terbatas. Sekali isi penuh baterai, Ultra Compact BEV sanggup melaju sejauh sekitar 100 km dengan top speed mencapai 60 km/jam. Untuk pengisian baterai hingga penuh butuh waktu selama 5 jam (200 Volt).

Toyota BEV for bussiness(toyota) Bicara safety, ia dilengkapi fitur pencegah tabrakan yakni Intelligent Clearance Sonar dan Pre-Collision System yang disertai auto brake untuk keperluan darurat saat mobil sudah tidak bisa lagi menghindar. Menariknya, ada Ultra Compact BEV for Business yang didesain sebagai mobile office para eksekutif muda. Mengandalkan dimensi yang sama, mobil listrik ini bisa dipakai untuk mengunjungi klien, bekerja, dan beristirahat agar tidak mudah lelah guna menjaga produktivitas penggunanya. Desain kabin minimalis bisa disesuaikan untuk tiga kebutuhan, yaitu berkendara, bekerja, dan istirahat.

4. Toyota i-Road Toyota i-Road

Toyota i-Road masuk dalam jajaran Ultra Compact BEV tapi dengan postur tubuh lebih kecil dan lincah ala sepeda motor. Bahkan bisa dikatakan ia merupakan sepeda motor yang diberi pelindung bodi karena saat menikung, kendaraan tiga roda ini akan miring sesuai sudut belok. Kendaraan ini juga punya daya angkut layaknya sepeda motor dengan kapasitas maksimal 2 orang secara tandem. Toyota i-Road memiliki dimensi panjang 2.345 mm, lebar 870 mm, dan tinggi 1.455 mm. Dengan dimensi ini, kendaraan ini bisa masuk ke jalan-jalan kecil.

Sumber: Kompas Otomotif

Toyota Fortuner Jadi Mobil Polisi, Siap Dikirim ke Bahrain

Toyota Fortuner Jadi Mobil Polisi, Siap Dikirim ke Bahrain

Toyota sedang menjajaki pasar ekspor Toyota Fortuner yang diubah untuk keperluan mobil patroli keamanan, atau Patrol Car untuk wilayah Timur Tengah khususnya Bahrain. Erwin Simanjuntak, Deputy GM Product Business Management Division, Toyota Motor Manufacturing Indonesia ( TMMIN), mengatakan, penjajakan mobil konversi ini merupakan hasil dari survei yang dilakukan oleh Toyota.

“Kita sedang penjajakan ada permintaan dari Timur Tengah yakni dari Bahrain, kita sedang jajaki spesifikasinya, mudah-mudahan kita bisa ekspor,” kata Erwin yang ditemui di Tangerang, Rabu (16/10/2019). Untuk pengiriman awal, Erwin mengatakan, pihaknya berharap dapat mengirimkan 50 unit Fortuner Patrol Car ke Bahrain. Adapun sebelumnya, TMMIN sudah mengekspor Fortuner edisi standar ke Bahrain.

Baca juga: Harga toyota fortuner bali

“Ini kan bentuk mobil konversi, dan salah satunya bentuk Patrol Car untuk di Bahrain. Tapi sebetulnya untuk Fortuner sendiri sudah kita ekspor ke Bahrain sebagai CBU. Jadi ini tinggal konversinya,” katanya.

Perbedaan Adapun Fortuner Patrol Car ini memiliki 11 komponen tambahan dari Fortuner biasa. Erwin mengatakan, semua tambahan komponen untuk mobil patroli tersebut disediakan langsung oleh TMMIN. Sebelas item tersebut yaitu, light bar and sirine, stiker patroli keamanan, recovery kit, radio communication, antena, partisi (jaring pemisah), kamera dan DVR, monitor, P3K, dan lampu tembak.

Perbedaan lain yaitu mesin yang lebih besar yaitu 3.0 liter bensin. Mesin ini tidak dipakai di Fortuner yang dijual di Indonesia ialah 2.4 liter diesel dan 2.7 liter bensin. “Ini standar untuk Patrol Car sudah siap. Spesifikasinya kita develop dari TMMIN langsung. Untuk yang ke sana spesifikasinya mesinnya beda pakai 3.0 liter bensin. Soalnya mereka minta yang lebih tinggi,” katanya.

Sumber: Kompas

Toyota Hilux Baru Ditanamkan Mesin Diesel Lebih Kuat

Toyota Hilux Baru Ditanamkan Mesin Diesel Lebih Kuat

Tanpa sebuah seremoni, Toyota mengumumkan Hilux Single Cabin Diesel baru dengan penyegaran di sektor mesin guna meningkatkan kinerjanya di tugas-tugas berat.

New Hilux Single Cabin Diesel kini dibekali engine GD-series, tipe 2GD-FTV baik untuk varian 4 X 4 maupun 4×2. Engine 2GD-FTV yang disematkan pada Hilux Single Cabin Diesel 4×4 mampu menghasilkan tenaga sebesar 147,5 Hp dan torsi maksimum 400 Nm. Sementara 4×2 menghasilkan tenaga 147,5 Hp dan torsi maksimum 343 Nm.

Selain memiliki tenaga dan torsi yang lebih besar pada rentang putaran mesin, 2GD-FTV juga diklaim lebih efisien.

Baca Juga : Harga Hilux Bali

“Kehadiran Hilux Single Cabin Diesel baru merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan setia atas kepercayaannya dalam menggunakan mobil Toyota selama ini. Kami berharap penjualan line-up terbaru Hilux ini mampu berkontribusi bagi segmen kendaraan komersial Toyota di pasar otomotif nasional,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/6)

Hilux Single Cabin Diesel merupakan bagian dari generasi ke-8 Hilux yang hadir dengan desain gagah, memiliki kesan tangguh dan tetap mengedepankan unsur kenyamanan.

Hilux Single Cabin Diesel baru juga tampil kokoh dan tangguh dengan pelek berukuran besar 225/70 R17C, sehingga lebih nyaman dikendarai dalam berbagai kondisi medan jalan.

“Selama Januari hingga Mei 2019, Hilux memberikan kontribusi sekitar 62 persen bagi penjualan segmen komersial Toyota. Tren positif ini kami harapkan dapat terus berlanjut melalui kehadiran New Hilux Single Cabin Diesel yang bisa memberikan manfaat lebih untuk segmen komersial,” sambung Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, dalam kesempatan yang sama.

Open chat
1
Halo!
Aya yang bisa kami bantu?
Powered by